Perkembangan media massa saat ini sangatlah pesat. Dimulai dari
media cetak berupa surat kabar, media elektronik berupa radio dan televisi, dan
pada era digital saat ini telah berkembang media online. Media elektronik
berupa televisi, masih menjadi pilihan utama masyarakat sebagai sarana
informasi dan hiburan.
Perkembangan televisi di Indonesia cukup signifikan, sejak
awal munculnya TVRI sebagai televisi pertama hingga sekarang banyak bermunculan
televisi nasional. Banyaknya stasiun televisi yang ada, menjadikan program acara
lebih beragam. Namun hal tersebut tidak diikuti dengan kualitas program acara yang
ditayangkan, akibatnya banyak program yang kurang mendidik dan tidak memberikan
dampak baik bagi penonton, khususnya bagi anak-anak dan remaja.
Seharusnya publik disuguhkan dengan program berita yang informatif,
menarik, dan mendidik. Serta program hiburan yang juga edukatif dan inspiratif.
Salah satu televisi yang menayangkan program acara tersebut adalah NET. Mengusung
tag line ‘Televisi Masa Kini’ NET hadir dengan gaya lebih baru dan modern.
Stasiun televisi yang berdiri sejak tahun 2012 ini dicetuskan oleh Wishnutama
Kusubandio yang juga menjabat sebagai direktur utamanya.
Menjadi salah satu pendiri stasiun televisi di Indonesia
sangat tidak mudah. Mas Tama panggilan akrabnya memiliki jenjang pendidikan
yang tinggi, lulusan Emerson Collage di Boston ini mendapat banyak ilmu
komunikasi dan pertelevisian di kampus tersebut. Kemudian Ia melanjutkan pendidikannya
di The Military College of Vermont, Norwich University serta memulai karier sebagai
Production Assistant di New England Cable News Amerika Serikat serta
kemudian menjadi Assistant Director On Air Promotion di WHDH-TV, Boston.
Kembali ke Indonesia Tama juga memulai kariernya dari bawah,
yaitu menjadi kameramen di Indosiar. Kemudian Ia pindah ke Trans TV dan setelah
melalui proses panjang Ia mendapatkan jabatan direktur utama di Trans TV dan
Trans 7. Sampai pada saat ini Ia menjadi Co-Founder di NET. Semua itu
merupakan hasil jerih payah yang Tama rintis sejak sekolah hingga saat ini.
Memiliki wawasan yang luas dan pendidikan yang tinggi merupakan
dasar untuk bisa menjadi pemimpin perusahaan, khususnya dalam mendirikan perusahaan
stasiun televisi nasional yang disaksikan jutaan pasang mata rakyat Indonesia.
Menghadirkan tayangan yang inspiratif, kreatif, informatif sekaligus menghibur.